Text
Achmad Yani : Tumbal Revolusi
Sikap tegas dan karir militernya yang cemerlang telah mengantarkan dirinya pada posisi puncak sebagai militer dan menjadikan dirinya dekat dengan Bung Karno. Oleh Bung Karno, ia dipercaya untuk melakukan misi pembelian senjata ke luar negeri dalam rangka memperkuat Angkatan Darat dan dipercaya sebagai Kepala Staf Komando Tertinggi. Tapi, mengapa tokoh yang dikenal sebagai 'anak emas' Bung Karno ini akhirnya bersitegang dengan Bung Karno, dan bahkan dibunuh dalam tragedi gerakan 1 Oktober 1965 oleh komplotan Letkol Untung dengan Dewan Revolusi? I Inilah buku yang bukan sekadar menelusuri sejarah perjuangan Achmad Yani, tetapi juga membongkar sisi politik berbagai ketegangan yang terjadi antara Bung Karno, Achmad Yani, dan PKI. Sebagai seorang nasionalis sejati, Yani telah siap menjadi martir demi tanah airnya, menghadapi PKI yang hegemonik saat itu. Seperti yang telah dia katakan pada Seminar Angkatan Darat dalam menyusun doktrin revolusioner, 2 April 1965 di Bandung, "Mulai saat ini kita tidak akan mundur selangkah pun terhadap PKI!" Dan benar, akhirnya Yani menjadi tumbal revolusi.
Tidak tersedia versi lain