Ira punya semua yang diinginkan cewek seusianya: kecantikan, profesi model, kepopuleran di sekolah, dan cowok yang keren dan tajir. Cuma satu kelemahan Ira: kalo ulangan pelajaran eksakta, nilainya nggak pernah lebih dari empat! Ini jelas lampu kuning buat Ira, apalagi dia udah kelas tiga SMA. Karena itu, saat Ira nerima tantangan untuk bertaruh, siapa yang bisa lulus SPMB dan masuk pergurua…
Sudah besar tapi tidak bisa membaca? Pantas, Shara tidak diterima di sekolah mana pun meskipun sudah berkali-kali mendaftar. Padahal, IQ Shara sangat tinggi. Hmm, aneh. Ternyata, Shara menderita disleksia. Untunglah masih ada asrama khusus bagi anak-anak seperti Shara. Shara pun tinggal di asrama itu, bahkan mendapat beasiswa ke London! Namun, siapa sangka sebuah kisah sedih terukir di sana , j…
Sejak peristiwa pagi hari saat melihat mata Tari bengkak, Ari jadi penasaran. Benarkah itu hanya karena Ari menghapus nomor HP Ata dari HP Tari, ataukah karena Angga? Kalau memang karena Angga yang notabene musuh bebuyutan Ari, Ari ingin tahu apa yang telah dilakukan cowok itu terhadap Tari.Setelah menemukan a shoulder to cry on pengganti Angga dalam diri Ata, perlahan-lahan Tari mulai melupaka…
" Sebelum meninggal, Romo Mangun pernah bercerita bahwa ia sedang mengerjakan sebuah novel. Mungkin novel inilah yang dimaksud. Semula, naskah novel ini berupa berkas-berkas yang ditulis dengan mesin ketik, tercerai-berai, penuh coretan, sehingga tidak mudah dibaca. Setelah diketik ulang dan disunting seperlunya oleh orang-orang yang dekat dengan Romo Mangun, KPG (Kepustakaan Populer Gramedi…
Robohnya Surau Kami adalah sebuah kumpulan cerpen sosio-religi karya A.A. Navis. Cerpen ini pertama kali terbit pada tahun 1956, yang menceritakan dialog Tuhan dengan Haji Saleh, seorang warga Negara Indonesia yang selama hidupnya hanya beribadah dan beribadah.
Ini adalah cerita Marko, cowok broken home yang sedang membenci dunia. Marko: "Gue nggak pernah ngerti sama orang-orang yang eksis di sosial, apalagi yang sampai posting-posting video di YouTube. Buat gue, mereka itu egois dan narsis, cuma mentingin tampang. Masalahnya, Sophie malah nyuruh gue videoin dia buat misi-misi rahasia apaan lah di YouTube. Terus, gue mesti gimana?" Serta s…
Tessa King memiliki banyak anak baptis dan banyak terlibat dalam persoalan-persoalan mereka. Dia bertekad untuk berhenti melibatkan diri dalam urusan orang lain dan mulai menata hidupnya sendiri: mencari pekerjaan baru dan membentuk keluarga sendiri--suami dan anak kandung, bukan anak baptis