Sudah besar tapi tidak bisa membaca? Pantas, Shara tidak diterima di sekolah mana pun meskipun sudah berkali-kali mendaftar. Padahal, IQ Shara sangat tinggi. Hmm, aneh. Ternyata, Shara menderita disleksia. Untunglah masih ada asrama khusus bagi anak-anak seperti Shara. Shara pun tinggal di asrama itu, bahkan mendapat beasiswa ke London! Namun, siapa sangka sebuah kisah sedih terukir di sana , j…
Sejak peristiwa pagi hari saat melihat mata Tari bengkak, Ari jadi penasaran. Benarkah itu hanya karena Ari menghapus nomor HP Ata dari HP Tari, ataukah karena Angga? Kalau memang karena Angga yang notabene musuh bebuyutan Ari, Ari ingin tahu apa yang telah dilakukan cowok itu terhadap Tari.Setelah menemukan a shoulder to cry on pengganti Angga dalam diri Ata, perlahan-lahan Tari mulai melupaka…
" Sebelum meninggal, Romo Mangun pernah bercerita bahwa ia sedang mengerjakan sebuah novel. Mungkin novel inilah yang dimaksud. Semula, naskah novel ini berupa berkas-berkas yang ditulis dengan mesin ketik, tercerai-berai, penuh coretan, sehingga tidak mudah dibaca. Setelah diketik ulang dan disunting seperlunya oleh orang-orang yang dekat dengan Romo Mangun, KPG (Kepustakaan Populer Gramedi…
Robohnya Surau Kami adalah sebuah kumpulan cerpen sosio-religi karya A.A. Navis. Cerpen ini pertama kali terbit pada tahun 1956, yang menceritakan dialog Tuhan dengan Haji Saleh, seorang warga Negara Indonesia yang selama hidupnya hanya beribadah dan beribadah.
Ini adalah cerita Marko, cowok broken home yang sedang membenci dunia. Marko: "Gue nggak pernah ngerti sama orang-orang yang eksis di sosial, apalagi yang sampai posting-posting video di YouTube. Buat gue, mereka itu egois dan narsis, cuma mentingin tampang. Masalahnya, Sophie malah nyuruh gue videoin dia buat misi-misi rahasia apaan lah di YouTube. Terus, gue mesti gimana?" Serta s…
Buku ini memuat kisah heroik para pahlawan kemerdekaan dalam berjuang melawan penjajah. Buku ini mampu membangkitkan semangat nasionalisme anak-anak dan mengajarkan mereka untuk mencintai sejarah. Sebagaimana Bung Karno yang mengajarkan kita bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan dan sejarahnya sendiri.
Hei, Ki Dalang! Jangan beri kesempatan boneka nyinyir membeberkan aibnya, jangan biarkan omongan yang membingungkan kami; eja setiap kata yang lugas yang berjajar di pakem itu, lantunkan kebenaran kisah yang mengungkapkan kesetiaan perempuan kepada laki-laki yang menguasai jagad raya – jangan, jangan selewengkan syiar Kitab itu walau hanya sepatah kata – kami sudah hafal di lua…
Doa untuk Anak Cucu berisi puisi-puisi yang kerap dibacakan Rendra di berbagai kesempatan, namun tak pernah diterbitkan. Buku ini memberi kesempatan bagi siapa saja yang ingin menikmati kepekaan dan kegeniusan Rendra dalam mengolah rasa menjadi kata, sekaligus menjadi warisan otentik tak ternilai bagi generasi-generasi yang akan terlahir di masa-masa berikutnya.
Tessa King memiliki banyak anak baptis dan banyak terlibat dalam persoalan-persoalan mereka. Dia bertekad untuk berhenti melibatkan diri dalam urusan orang lain dan mulai menata hidupnya sendiri: mencari pekerjaan baru dan membentuk keluarga sendiri--suami dan anak kandung, bukan anak baptis